Bisnis Konveksi Masih Menjanjikan

Usaha konveksi dinilai menjadi salah satu usaha yang prospektif. Meski persaingan baik dari dalam maupun luar negeri cukup ketat, pertumbuhan bisnis konveksi di Kudus masih cukup baik. (Sumber: Pemkab Kudus).

Kudus, KUDUSDAILY.COM ** Usaha konveksi dinilai menjadi salah satu usaha yang prospektif. Meski persaingan baik dari dalam maupun luar negeri cukup ketat, pertumbuhan bisnis konveksi di Kudus masih cukup baik.

Dilansir dari  laman resmi Pemkab Kudus, belum lama ini, saat ini persaingan industri konveksi bukan hanya datang dari lokal, namun barang dari Tiongkok pun sudah beredar di pasaran dengan harga yang murah dan kualitas produk yang baik.

Namun menurut Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kudus, Bambang Tri Waluyo, masuknya pakaian dari luar negeri tersebut tidak memupuskan pertumbuhan industri konveksi di Kudus. Hal itu terbukti dari data yang dimilikinya.

“Dari data per kecamatan tiap tahunnya selalu bertambah. Seperti di Kecamatan Undaan, jumlah konveksi sekarang ini mencapai 100 lebih usaha dan di Kecamatan Jekulo mencapai 1.000 konveksi,” kata dia seperti dikutip situs tersebut. Dia juga mengatakan dari jumlah tersebut, belum ada laporan adanya usaha konveksi yang bangkrut.

Bisnis konveksi di Kudus menurutnya, bukan hanya melayani pesanan dari dalam kota saja. Sejumlah konveksi juga melayani pesanan dari luar Jawa, seperti Kalimantan, Papua dan Sumatera. Dia mengatakan beberapa pedagang di Pasar Kliwon juga ada yang bekerja sama dengan pelaku usaha konveksi dalam jumlah cukup besar.

Selain itu dia mengatakan, inovasi usaha di bidang konveksi saat ini juga sudah ada peningkatan, sehingga produk lokal mampu bersaing dengan pakaian jadi yang berasal dari Korea maupun Tiongkok. Hal tersebut dinilai sebagai langkah positif, terlebih memasuki masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

Pelaku konveksi saat ini juga sudah memperhatikan masalah inovasi model baju yang menjadi tren. Hal itu didukung dengan perkembangan teknologi media informasi. Hanya melalui gawai, masyarakat sudah bisa mendaoatkan infoormasi yang dibutuhkan. Termasuk untuk mengetahui informasi tren model fesyen.