Dawet Cendol Pasar Kliwon

Dawet cendol, menjadi salah satu jajanan pasar yang bisa dinikmati saat berkunjung ke Pasar Kliwon, Kudus. (Disbudpar Kudus)

Pasar Kliwon, KUDUSDAILY.COM ** Dawet cendol, menjadi salah satu jajanan pasar yang bisa dinikmati saat berkunjung ke Pasar Kliwon, Kudus. Harga yang terjangkau serta rasanya yang segar, menjadikan minuman tersebut cukup banyak digemari masyarakat.

Dawet cendol tersebut bisa didapatkan salah satunya di warung Moro Seneng di lingkungan pasar itu. Warung Moro Seneng berada di Gang Jaya, di sisi timur Pasar Kliwon. Selain di lokasi tersebut, warung Moro Seneng juga melayani pelanggannya di lantai dua Pasar Kliwon.

Dilansir dari laman Disbudpar Kabupaten Kudus, pemilik warung tersebut, Sugiono, mengatakan setiap hari warungnya selalu banyak didatangi pembeli. Jumlah penjualannya bisa meningkat hingga dua kali lipat pada hari-hari libur atau akhir pekan. Setiap hari dirinya bisa menjual sekitar 1.200 porsi. Pada Jaunuari lalu dia menjual es dawetnya seharga Rp 4.000 per porsi.

Dawet yang dijualnya dengan dua pilihan sajian. Bisa dipesan dengan es atau tanpa es. Selain itu pembeli bisa memilih dawet menggunakan gula aren atau sirup.

Warung Moro Seneng buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Tetapi terkadang dia menutup warungnya lebih awal jika dawetnya terjual habis lebih cepat. “Aku kan hanya menjual dawet, jika dawet habis ya otomatis warung langsung tutup,” kata Sugiono dikutip situs tersebut.

Selain menjual dawet di pasar, dirinya juga menerima pesanan. Untuk pemesanan, dia hanya menerima untuk minimal 400 porsi untuk wilayah Kudus, dan minimal 500 porsi untuk pemesan di luar Kudus.

“Selama ini selain di Kudus, juga sering mendapatkan pesanan dari daerah sekitar Kudus. Sejumlah daerah itu di antaranya Pati, Demak, Jepara bahkan pernah sampai Juwana,” sambungnya.