Dunia Industri Didorong Bantu Siapkan Tenaga Kerja Handal

Sejumlah siswa siswi SMK NU Banat berlenggak lenggok memaerkan hasil karya busana mereka di depan mentri Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Hanif Dhakiri beberapa waktu lalu. (Sumber: SMK NU Banat Kudus).

SMK NU Banat, KUDUSDAILY.COM ** Guna meningkatkan kualitas kompetensi tenaga kerja di Indonesia, pemerintah mendorong kalangan industri untuk ikut terlibat dalam melakukan pendidikan dan pelatihan vokasi. Diharapkan ke depan tenaga kerja di Indonesia lebih siap dalam memasuki dunia kerja.

Belum lama ini Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Hanif Dhakiri, melakukan kunjungan kerja ke Kudus dan meninjau SMK NU BANAT Kudus. Dilansir dari laman resmi SMK NU Banat Kudus, Kedatangan Hanif ke tersebut dalam rangka mendorong keterlibatan dunia usaha untuk terus berkontribusi dalam membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja di Indonesia dan juga menyaksikan peragaan busana yang ditampilkan oleh sekolah tersebut.

Muhammad Hanif Dhakiri mengapresiasi sejumlah perusahaan yang telah berperan dalam dunia pendidikan, termasuk di SMK. Adanya kolaborasi yang baik antara sekolah dan dunia industri dalam menyiapkan lulusan diharapkan para siswa yang lulus dan masuk dunia kerja sudah memiliki kemampuan yang standar yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Disebutkan pada 2030 nanti kebutuhan tenaga kerja yang memiliki skill di Indonesia sebesar 3,8 juta orang per tahun. Diharapkan kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari lulusan SMK. Ini menjadi tantangan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan pekerja, sekaligus menekan angka pengangguran yang kini mulai menurun dari 6,18 persen menjadi 5,3 persen.

“Untuk menjawab tantangan itu, pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri. Harus melibatkan dunia usaha dan masyarakat sipil, semakin banyak industri membantu pendidikan dan pelatihan vokasi SMK maupun BLK, akan mempercepat kompetensi tenaga kerja. Dengan begitu, suplai tenaga kerja dengan permintaan di pasar kerja nantinya bisa seimbang, serta dapat lebih kompetitif di pasar global,” ungkapnya.