Kembangkan UMKM Melalui Expo

Expo Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) digelar di Alun-alun Simpang Tujuh, Kudus selama lima hari ini, Minggu (01/10/2017). (Pemkab Kudus)

Kota, KUDUSDAILY.COM ** Expo Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) digelar di Alun-alun Simpang Tujuh, Kudus selama lima hari ini, Minggu (01/10/2017). Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberdayakan UMKM.

Dilansir dari laman Pemkab Kudus, kegiatan tersebut dibuka Bupati Kudus, Musthofa, pada Rabu (27/9). Ada 75 stan UMKM dari Kudus dan dari beberapa daerah lain di Jawa Tengah. Semua memamerkan produk unggulannya.

Musthofa berharap melalui kegiatan tersebut dapat memacu kreativitas pelaku UMKM untuk membuat produk yang inovatif dan memiliki nilai lebih.

“Kekuatan ekonomi nasional ada di pundak para pengusaha kecil mikro. Maka, komitmen kami akan terus memberikan fasilitas bagi mereka, termasuk membangun jaringan,” kata Musthofa yang juga pembina Forum UMK Jawa Tengah seperti dikutip situs tersebut.

Selain kegiatan pameran produk unggulan UMKM juga dilakukan peluncuran program transaksi non tunai untuk pembayaran retribusi dan BPHTB. Program itu terlaksana berkat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dengan Bank Jateng.

Melalui program tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab transaksi secara non tunai dinilai lebih aman, selain itu hasil transaksi langsung masuk ke kas daerah.

“Kami bersama OPD mendukung e-transaksi [transaksi secera elektronik] ini. Sebab di era digital, ini menjadi sebuah keadaan yang tidak bisa dihindari,” lanjut Bupati.

Salah satu pedagang Pasar Kliwon, Yusnita, mengaku senang dengan program transaksi tersebut. Menurutnya dengan program tersebut dirinya tidak perlu repot membawa uang tunai. Caranya dinilai lebih praktis dengan hanya menggesek kartu ke perangkat EDC.

“Saya berhatap jangan hanya Kudus saja. Tetapi bisa diterapkan di daerah lain,” kata dia.

Di sisi lain salah satu pelaku UMKM, Noor Rohman, mengapresiasi adanya kegiatan Expo UMKM tersebut. Sebab dengan adanya expo, pengusaha kerajinan rajut tersebut bisa memromosikan produknya lebih luas lagi.

“Saya berharap bisa terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang,” kata Rohman.