Produksi Perikanan Darat Mengalami Kenaikan Dibanding Tahun 2016

Produksi perikanan darat Kabupaten Kudus mengalami peningkatan. (Pemkab Kudus).

Gobog, KUDUSDAILY.COM ** Produksi hasil perikanan darat di Kabupaten Kudus mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang hanya menghasilkan produksi perikanan secara total sekitar Rp 35,06 miliar.

Seperti diberitakan laman resmi Pemkab Kudus, hingga semester awal tahun 2017, nilai produksi ikan darat mencapai Rp 61,61 miliar.

“Dibanding tahun lalu, jumlah produksi tahun ini lebih tinggi. Sampai akhir tahun nanti jumalah tersebut diperkirakan dapat bertambah dua kali lipat,” ungkap Kasi Produksi Perikanan pada Dinas pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Ami Putri beberapa waktu lalu.

Peningkatan jumlah produksi ini dipacu oleh adanya petani-petani baru yang produktif di wilayah Kecamatan Gebog. Dengan begitu ada 120 kolam baru yang dimiliki oleh tiga kelompok pembudidaya ikan tawar.

Produksi perikanan di Kabupaten Kudus terdiri dari pembibitan atau unit pembenihan rakyat (UPR) dan pembesaran. UPR terdiri dari pembenihan lele sebanyak 372.840.000 ekor dengan nilai Rp 44,74 miliar dan pembenihan nila sebanyak 970.000 ekor dengan nilai Rp 37,35 juta.

Total produksi UPR mencapai 373.810.000 ekor dengan nilai Rp 44,78 miliar. Sementara itu, untuk produksi pembesaran ikan terdiri dari lele sebanyak 583.960 kilogram dengan nilai Rp 9,93 miliar.

Untuk nila sebanyak 92.430 kilogram dengan nilai Rp 1,77 miliar, gurame 2.600 kilogram dengan nilai Rp 91 juta, mujair sebanyak 55.600 kilogram dengan nilai Rp 585 juta, ikan gabus sebanyak 59.500 kilogram dengan nilai 2,08 miliar.

sedangkan karper 74.600 kilogram dengan nilai Rp 1,34 miliar, bandeng 69.160 kilogram senilai 1,04 miliar.

“Total produksi untuk perikanan pembesaran ada 937.850 kilogram dengna nilai Rp 16,835 miliar,” ungkapnya.