Terbuka, Kerja Sama Desa dengan PDAM

Pemerintah Kudus memberikan kesempatan kepada pemerintah desa untuk bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam mengelola Pamsimas. (Sumber: Pemkab Kudus).

Kudus, KUDUSDAILY.COM ** Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berharap pengelolaan sumur penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) dilakukan secara optimal. Pemkab juga memberikan kesempatan kepada pemerintah desa untuk bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam pengelolaannya.

Dilansir dari laman resmi Pemkab Kudus, saat ini terdapat 64 lokasi pamsimas. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus, Adi Sadhono Murwanto, mengatakan sebelumnya telah dilakukan pendataan terkait pengelolaan Pamsimas tersebut.

“Pendataan juga ditujukan untuk menghimpun informasi mengenai kendala yang dihadapi pengelola. Jika terdapat kendala, pemerintah akan membantu dalam mencarikan solusi penanganannya,” terang Adi.

Sementara itu Asisten I Sekretariat Daerah, Agus Budi Satriyo, mengatakan Pemkab Kudus tidak mempermasalahkan jika pemerintahan desa menjalin kerja sama dengan PDAM dalam mengelola Pamsimas.

“Terlebih jika memang pemerintah desa menemui kendala dalam pengelolaannya. Pemkab mempersilakan pemerintah desa berkoordinasi langsung dengan PDAM,” kata Agus.

Diketahui PDAM Kudus telah memiliki pengalaman dalam pengelolaan air minum. PDAM juga memiliki kriteria tersendiri dalam mengelola Pamsimas. Termasuk sumber air yang dikelola harus dipastikan bisa diolah menjadi air bersih dan layak dikonsumsi masyarakat. Terlebih beberapa daerah di Kudus sumber airnya payau.

Terkait wacana pengelolan Pamsimas yang berkolaborasi dengan PDAM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus belum mendapatkan informasi adanya pemerintah desa yang berencana mencoba hal itu. Disampaikan saat ini masing-masing pemerintah desa memiliki dana yang cukup untuk mengelola Pamsimas karena mendapatkan dukungan dari pemerintah.