Tamzil Beberkan Agenda Pemkab Selama Ramadan

Pelengkap berita
Bupati Kudus Muhammad Tamzil membuka dialog interaktif via telepon dan SMS dengan masyarakat di Radio Suara Kudus 88 FM, Kamis (9/5/2019). (Foto: diskominfokudus/instagram)

Kudus – Bupati Kudus Muhammad Tamzil membuka dialog interaktif via telepon dan SMS dengan masyarakat di Radio Suara Kudus 88 FM, Kamis (9/5/2019). Dialog berdurasi satu jam tersebut membahas berbagai program pemerintah kabupaten (pemkab) selama bulan ramadan serta menjawab berbagai permasalahan terkini yang sedang dihadapi masyarakat Kudus.

Sembari menunggu pertanyaan dari masyarakat via telepon, Tamzil menceritakan seputar program dan kegiatan pemkab pada bulan ramadan, salah satunya tarawih dan silaturahim bersama (tarhima) di sembilan kecamatan. “Sesuai dengan jadwal, hari ini memasuki hari ke empat tarhima. Kami sendiri sudah melakukan tarawih di tiga tempat yakni Bae, Dawe, dan Gebog. Di sana ada kegiatan tarawih dan penyerahan bantuan tempat-tempat peribadatan dan pendidikan, serta pemberian santunan 4500 anak yatim piatu di Kudus,” ujarnya dalam situs resmi Pemkab Kudus.

Selain itu, dirinya juga membeberkan program-program unggulan yang telah berjalan dalam tujuh bulan masa jabatannya. Janji sembilan program unggulan satu per satu telah dilaksanakan, antara lain: tunjangan guru-guru PAUD, TPQ, madrasah / diniyyah; santunan kematian satu hari cair; santunan yatim piatu Rp 250 ribu untuk 4500 anak; warga yang sakit di kelas 3 RSUD mendapat santunan Rp 50 ribu per hari selama 3 hari; pelatihan 500 wirausaha baru untuk pemuda yang memiliki bakat tapi belum punya modal; pendampingan petani dan pengusaha wanita; serta pembangunan rumah pekerja dalam waktu dekat.

Tamzil juga menjelaskan tentang sistem satu arah dan dua arah di Jalan Jenderal Sudirman yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan uji coba untuk mencari waktu efektif pemberlakuan sistem tersebut. “Kami bersama tim dari dishub (baca:dinas perhubungan) sepakat untuk uji coba sistem satu arah / dua arah pada jam tertentu dalam waktu satu minggu. Paling tidak ada manfaat bagi pemakai jalan dan dari aspek ekonomi bagaimana yang berjualan mulai dari toko dan pasar mudah akses ke sana. Saya kira kita harus terus mengevaluasi,” tegasnya.

Satu Jam Lebih Dekat

Penanya pertama via telepon, Susi dari Desa Singocandi menanyakan seputar tata cara mengurus santunan kematian agar bisa cair satu hari. Tamzil menjawab, bagi warga tidak mampu secara ekonomi ketika dapat musibah meninggal, ahli waris langsung melapor hari itu juga ke desa supaya mendapatkan surat keterangan untuk dibawa ke dinas sosial. “Saya juga sudah meminta kepala desa supaya turut membantu mengurus,” jawabnya.

Kemudian, Tatik dari Desa Nganguk bertanya perihal naiknya harga-harga kebutuhan pokok selama bulan ramadan atau menjelang lebaran serta langkah pemerintah untuk mengatasi hal tersebut. Untuk masalah ini Bupati menjawab bahwa pekan lalu sudah ada festival hasil tani di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus sebagai solusi dari kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Selain itu, pada 24 Mei nanti juga akan ada pasar murah atau pasar tani di halaman Dinas Pertanian dan Pangan. “Di sana ada berbagai kebutuhan pokok seperti beras, cabai, bawang, dan sebagainya. Besok pagi saya juga akan cek ke lapangan kok,” ujarnya.

Sementara itu, Windi dari Kecamatan Jekulo bertanya mengenai rencana pemkab ke depan untuk memperbaiki bangunan Plaza Kudus yang terbakar tahun lalu. “Kebutuhan masyarakat yang perlu kita siapkan untuk masalah Kudus Plaza sekarang dalam proses penawaran pihak ketiga untuk dibangun kembali, sehingga dapat kembali bermanfaat bagi masyarakat. Untuk bioskop kami siapkan di Kudus Trade Center di Tanggulangin. Kemarin kami sudah menandatangani bersama penembang dan setelah hari raya ini kita mulai pembangunanya. Tidak usah khawatir nanti ada Cinema XXI di sana,” jawab Tamzil kepada penelfon.