Puluhan Mahasiswa IAIN Belajar Jurnalistik

Mahasiswa IAIN Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam mengunjungi Diskominfo Kudus

KUDUS – Puluhan Mahasiswa IAIN Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam mengunjungi Dinas Kominfo Kabupaten Kudus. Kunjungan dilaksanakan dalam rangka observasi jurnalistik pada Radio Suara Kudus (RSK) 88 FM. Rombongan mahasiswa disambut oleh Kabid Komunikasi Arief Budi Siswanto, Kasi Komunikasi Publik Lenny Tri Cahyani beserta crew Radio Suara Kudus di Aula Diskominfo, Kamis (28/11/2019).

Kabid Komunikasi menyambut kehadiran para mahasiswa yang ingin belajar dunia jurnalistik radio. Menurutnya, dunia jurnalistik memiliki cakupan yang luas sehingga tidak hanya terbatas pada lingkup radio saja. Oleh karena itu, dirinya mengajak para mahasiswa untuk berpikir ‘out of the box’ guna mengasah keterampilan yang nantinya dapat menjadi nilai jual di dunia kerja.

“Kami hanya bisa memberikan stimulan untuk out of the box dari jurusan kalian, observasi semacam ini perlu diambil kiat-kiatnya, sekecil apapun ilmu dari sini agar bisa dimanfaatkan,” ujar Arief kepada para mahasiswa.

Pentingnya Belajar Jurnalistik di Era Milenial

Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Komunikasi Publik yang mengapresiasi para mahasiswa karena telah memilih RSK sebagai objek observasi. Sebelum melakukan observasi, para mahasiswa diimbau untuk sering mendengarkan siaran RSK. Sehingga, dalam kesempatan tersebut para mahasiswa telah siap dengan pertanyaan-pertanyaan untuk diajukan kepada crew RSK. “Mudah-mudahan setelah observasi dapat menjadi pendengar setia Radio Suara Kudus,” tuturnya.

Sementara itu, Perwakilan Mahasiswa Angkatan 2018, Isna Adi P, menyampaikan bahwa pemilihan RSK sebagai objek observasi didasari karena RSK merupakan satu-satunya radio yang dikelola oleh pemerintah. Pihaknya ingin mengetahui kegiatan jurnalistik pada RSK, mulai dari proses pencarian berita hingga sampai pada tahap penayangan. Dirinya hadir bersama puluhan mahasiswa yang terdiri dari dua kelas pada jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). “Di sini saya membawa banyak teman, sejumlah 69 dari 2 kelas yakni C3 dan D3,” jelasnya.

Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh Diskominfo Kudus, dan seharusnya bisa terus dilakukan agar jurnalistik di Kudus semakin maju dan berkembang.